- JAKARTA - Grand Finalis asal Nusa Tenggara Timur itu, dari tim Coach Kaka, Mario G. Klau menjadi penampil penutup pada babak Grand Final The Voice 2016. Unik, Mario memilih untuk melantunkan lagu milik Sherina berjudul Pertama dan Terakhir.
Bertempo rendah, Mario G. Klau tampak santai bernyanyi persis di tengah panggung Studio 14 RCTI, Kebon Jeruk. Tak jauh berbeda dari Grand Finalis sebelumnya, Mario mencoba eksplor olah vokal yang sudah dipelajarinya selama di The Voice Indonesia 2016.
Kenang Best Moment, Coach Judika Debat dengan Coach Ari Lasso
Fitri Novianti Tampilkan Kelihaian Mainkan Dinamika Vokal di Grand Final
Satu-satu Grand Finalis pria ini tampak gagah mengenakan tuxedo berwarna hitam. Walaupun melantunkan lagu cross gender, Mario mampu melalap habis lagu ini dengan sempurna.
Dinamika vokal dan penghayatan sempurna lirik demi lirik lagu milik Sherina ampuh mengeluarkan karakter sesungguhnya dari seorang Mario G. Klau. Begitu pun yang dirasakan oleh para Coach.
"Ini baru Mario," Ari Lasso
"Gue sangat suka orang nyanyi dan menjadikan lagu itu milik dia. Di lagu pertama gue jatuh cinta sama lo tapi di lagu ini menurut aku pas banget. Dan wajar kami punya penggemar yang banyak banget," puji Coach Judika.
"Mario. Selamat!," ujar Coach Kaka.
Setelah ini akan ada pengumuman juara I sampai IV The Voice Indonesia 2016. Dan hasil yang diperoleh murni dari hasil voting sms, tanpa bantuan suara para Coach.
Meskipun, Grand Final The Voice Indonesia 2016 akan mencapai puncaknya. Namun sebelum penentuan pemenang, Fitri Novianti menjadi penampil kedua terakhir sebelum Mario G. Klau.
"Fitri kamu penyanyi yang saya sangat respect bukan hanya kemampuan kamu tapi juga keinginan dan kerendahan hati kamu untuk belajar. Dan itu menjadi garansi kamu untuk sukses. Kamu bikin saya sangat-sangat bangga," puji Coach Agnez.
Disusul dengan dua kontestan Nina Yunken yang membawa lagu The Scientist milik Coldplay sedangkan Sekar Teja membawakan lagu State of Mind milik Billy Joel.(Febri Edo)

.png)