Kupang- Setelah menunggu beberapa lama untuk bersama dan jalan kaki menuju
Kantor Gubernur NTT dan Bagian Tata Pemerintahan NTT,Gubernur Frans Lebu Raya
dan Wagub sibuk dengan agenda tugasnya sementara tahun 2015 akan berakhir.berarti
anggran Negara akan di kembalikan ke khasnya.( 23\11\2015).
“Kami menuju kantor gubernur sementara di Oepura. setelah 30 menit
dalam perjalanan mengunakan Angkutan Kota dan sempat jalan kaki selama 15 menit
dan bertanya alamat kantor gubernur, karena jauh dari jalan yang protokol.dan
langsung menuju pramu tamu untuk bisa bertemu dengan orang nomor satu di NTT
tersebut”.ujar Stanis Laurensius.
Stanis Laurensius menambahkan Dengan berat hati batal karena, pak Gubernur,
masih di Flores dengan agenda tugasnya, begitu juga degan Wakil Gubernur.Dan
akhirnya gagal lagi karena semua sedang tidak berada dikantor dengan alasan
yang banyak. akhirnya dengan berat hati di jam yang sudah begitu mepet karena
13.00 menjadi jam istrahat makan siang PNS serta pejabat.
“Maka, bergegas menuju Ruang Tata Pemerintahan NTT untuk segera
bertemu bagian khusus mengurus propinsi Kepulauwan Flores,agar semua menjadi
jalas terbuka apa yang menjadi pertanyaan rakyat Flores setelah menunggu janji
Gubernur bersama bawahan untuk melakukan sosialisasi.”,ujar Stanis Laurensius.
Dia menambahkan,di 4 zona
yakni Zona Timur (Kabupaten Sikka , Kab.
Flores Timur dan Kab. Lembata) bertempat di Maumere Kedua,Zona Tenggah (Kabupaten
Ende, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo), bertempat di Ende .Ketiga, Zona
Barat (3 Manggarai) bertempat di Labuan Bajo.Keempat, sosialisasi di Kupang.
dan sampai dengan Tanggal di 23 November 2015 ini belum terjadi sosialisasi.
“Namun, sampai saat ini para korwil dan pemerintah Kabupaten di 9
Kabupaten yang mendukung Propinsi Kepulauan Flores belum menerima waktu yang
tepat untuk realisasi sosialisasi. Tim PKF’,Ujar Stanis Laurensius.

.png)