Kupang-Menjadi sangat kecewa, dan jika sampai dengan akhir tahun
tutup buku angggaran yang sudah di setujui oleh DPR NTT, tidak teralisasi maka
anggaran tersebut akan dikembalikan kepada Negara.
Stanis Laurensius Mengatakan,akan sia-sia sudah perjuangan kita yang
selama ini kita lakukan dengan mengelar beberapa kongres PKF, hingga mendapat
dukungan dari DPR NTT dengan menganggarakan 1 Milayar yang dengan rincian 600
Juta untuk PKF dan sisanya Untuk 4 dob baru.
“Setelah menunggu 3.5 Jam di lobi bagian Tata Pemerintahan Nusa
Tenggara Timur. dan melewati beberapa godaan dan usaha dari pihak pihak-Pihak
yang ingin mengagalkan usaha, untuk bertemu Kepala Tata Pemerintahan propinsi
NTT. Tekat TIM PKF Mendesak Gubernur NTT bersama bawahan,yakni bagian terkait
agar, segera melaksanakan kegiatan sosialisasi yang belum dilaksanakan dan tim
PKF ingin mencari tau apa yang menjadi kendala sampai belum terjadi sosialisasi.
agar semua menjadi jelas”,ujar stanis Laurensius
Stanis Laurensius menambahkan,bersama berapa Tim dan teman-teman dari
kabupaten lembata, dan Beberapa kuli tintah bisa bertemu dengan Kepala Bagian
Tata Pemerintahan untuk berdialog. Seletah lah mendengarkan maksud kedatangan
TIM PKF akhirnya, Kapala Bagian Tata Pemerintahan Propinsi angkat bicara.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Provinsi NTT,mengatakan,mengenai
beberapa kendala yang hingga saat ini belum bisa terlaksana kegiatan
sosialisasi tersebut setelah mengeluarkan surat pemeberitahuan kepada 9 Kepala
daerah dan bagian Tata Pemerintahan Kabupaten. diantaranya terjadi pergeseran
waktu dan beberapa halangan yang terjadi baik dari Bagian Tata Pemerintahan,
DPR NTT, dan pemerintah pusat dalam hal ini,Kemerintahan terkait yang mempunyai
kewenangan akan pemekaran propinsi baru.
“setelah mengalami kegagalan ini kami di bagian Tata pemerintahan NTT
Berjanji akan melaksanakan kegiatan sosialisasi saat ini kami sudah bangun
komunikasi dengan pusat yang sudah siap dan kami pun demikian,ujar Kepala
BagianTata Pemerintahan provinsi NTT.
Beliau Menambahkan,namun di DPR NTT masih melaksanakan beberapa agenda
paripurna hingga tanggal 28 November ini.Jadi kami, akan laksanakan agenda tersebut
di waktu yang kasat ini,agar semua bisa terbuka dan jika memang memang tidak
ada waktu sama sekali, maka mau tak mau kegiatan kita akan buat di kupang
dengan mengundang para Bupati, Tata Pemerintahan,TIM PKF, Ormas, serta Para
Kornator wilayaah serta toko masyarakat 9 kabupaten untuk ke-Kupang hingga,
tidak lagi menjadi image jelek di masyarakat. bawah ada segelintir orang yang
menghalagi perjuangan masyarakat flores.(Febri Edo)

.png)