Nomor :
05/KSP/XI/2015
Perihal : Menuntut; Setya Novanto MUNDUR dari Anggota DPR-RI
Kepada
Yth,
Sdr. Drs. Setya Novanto (Ketua DPR-RI)
Di
Jakarta
Dengan hormat,
Kami, warga masyarakat Flores NTT yang terdiri dari 8 LSM dan berkoalisi
dalam wadah SAHABAT PEDE, dengan ini menyampaikan beberapa hal penting kepada
sdr. Drs. Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI dan sebagai Pemilik PT. Sarana Investama Manggabar (PT SIM) sbb:
1.
Sdr. Drs. Setya Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI,
sudah mengetahui bahwa masyarakat Manggarai Barat khususnya dan masyarakat
Flores-NTT umumnya baik yang berdomisili di Flores-NTT maupun yang berdomisili
di luar wilayah Flores-NTT, telah berjuang keras selama dua tahun terakhir ini,
untuk menolak rencana investasi saudara di kawasan pantai Pede-Labuan Bajo.
Berbagai bentuk aksi penolakan masyarakat atas rencana saudara, baik melalui
aksi demonstrasi, melalui surat-surat pernyataan sikap maupun melalui media
massa, sama sekali TIDAK DIDENGAR dan TIDAK DITANGGAPI secara bijaksana oleh
sdr. Drs. Setya Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI.
2.
Sdr. Drs. Setya Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI,
sungguh telah memperlihatkan kepada kami sikap-sikap tidak terpuji, seperti;
sikap acuh tak acuh, sikap masa bodoh dan sikap bandel terhadap tuntutan rakyat
terkait persoalan pantai Pede selama ini. Sikap-sikap semacam ini, biasanya
hanya kerap ditunjukkan oleh seorang bandit, dan bukan sikap dari seorang
pejabat negara/Ketua DPR-RI seperti saudara.
3.
Sdr. Drs. Setya Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI,
yang menjadi Anggota DPR-RI karena dipilih oleh rakyat NTT, telah MENGABAIKAN
dan MENGKHIANATI KEPERCAYAAN RAKYAT NTT. Selain itu, dalam kasus pantai Pede di
Labuan Bajo, sdr. Drs. Setya Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI bahkan telah
“menanam bom” di tengah-tengah masyarakat NTT. Dan bom itu, kini telah sangat
meresahkan. Asal- muasal/sumber polemik, pro-kontra, silang pendapat dan bahkan
konflik horisontal/vertikal antar masyarakat dengan masyarakat, dan masyarakat
dengan pemerintah daerah, sesungguhnya berasal dan dipicu oleh sdr. Drs. Setya
Novanto/Pemilik PT. SIM/Ketua DPR-RI.
4.
Atas dasar itu, kami menuntut; Sdr. Drs. Setya Novanto/Ketua
DPR-RI untuk SEGERA MENGUNDURKAN DIRI dari jabatan sebagai Anggota/Ketua
DPR-RI. Sebagai rakyat NTT, kami juga merasa malu ketika sdr. Drs. Setya
Novanto/Ketua DPR-RI, ternyata telah mencatut dan mencemarkan nama baik
Presiden dan Wakil Presiden-RI dalam kasus PT. Freeport sebagaimana yang
diberitakan melalui media massa. Sebagai rakyat NTT, kami malu dan merasa
terhina ketika “wakil kami” dari NTT, sdr. Drs. Setya Novanto/Ketua DPR-RI
menjadi “terlapor/tertuduh” pencemar nama baik Presiden/Wakil Presiden sebagai
simbol NKRI.
5.
Tuntutan agar sdr. Drs. Setya Novanto segera mundur dari
jabatan sebagai Anggota sekaligus sebagai Ketua DPR-RI, juga kami sampaikan
agar dapat “memulihkan” nama baik rakyat dan pemeritah provinsi NTT di mata
publik Indonesia dan publik dunia. Sebab, sdr. Drs. Setya Novanto pada
kenyataannya merupakan Anggota DPR RI yang dipilih oleh rakyat NTT. Saat sdr.
Drs. Setya Novanto melakukan tindakan tidak terpuji yang memalukan, maka rakyat
NTT lah yang harus terdepan untuk menuntut agar sdr. Drs. Setya Novanto segera
mundur dari jabatan.
6.
Kami ingatkan kepada sdr. Drs. Setya Novanto/Ketua
DPR-RI, bahwa jika sudara masih membangkan, maka kami akan terus melakukan
desakan dalam bentuk aksi langsung baik di kantor DPR RI maupun di berbagai
forum dan media apa pun.
Demikian tuntutan ini kami sampaikan, dan tuntutan berikutnya akan kami
sampaikan pada kesempatan lain. Terima kasih atas perhatian saudara!
Jakarta, 20 November
2015
SAHABAT PEDE :
...........ttd...................... Bernard
B. Daya
Riang Tanah Pede :
..............ttd................... Yoseph
Adi
SOMASI-Pede :
.............ttd.................... Kosmas
M Guntur
YAKOMINDO :
............ttd...................... Aloysius
Selamat, SH.
LPAM :
..............ttd................... Jeack
Mbria
The Komodo Watch :
.............ttd...................... P.
Marcheluz
Mbeliling Lestari Abadi :
.............ttd..................... R.P.
Gunalaing
Aliansi Tani Mandiri :
................ttd.................. Ferdinand
Wijaya
Tembusan disampaikan kepada:
1. DPR RI di Jakarta
2. Mahkamah Dewan Kehormatan
DPR RI di Jakarta
3. Presiden/Wakil Presiden
RI di Jakarta
4. Ketua DPP Partai Golkar
di Jakarta
5. Media Massa masing-masing
di tempat
6. Mitra Sahabat Pede
masing-masing di tempat

.png)