Belakangan ini nama Partai Demokrat kembali mencuat, akibat sejumlah kader partai atau politisi Demokrat berurusan dengan aparat penegak Hukum.
Menanggapi situasi ini, Pengamat Politik dari Universitas Mercua Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe, kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (20/7) mengatakan, Partai Demokrat harus segera melakukan upaya evaluasi total terhadap kader-kader Partai Demokrat demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai berlambang merci ini.
Semakin banyaknya jumlah politisi atau kader Partai Demokrat yang berurusan dengan aparat penegak hukum tentu semakin menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap Partai Demokrat "Saya pikir partai Demokrat harus segera melakukan evaluasi total terhadap seluruh kader atau politisinya.
Upaya evaluasi total ini bagian penting bagi Demokrat untuk mengeleminir kasus hukum yang terus menjerat kader partainya".
Menurut Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi ini, partai Demokrat saat ini masih menjadi sorotan publik, apalagi belakangan ini kader Partai Demokrat kembali berurusan dengan penegak hukum seperti, I Putu Sudiartana (Anggota DPR RI) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dan kali ini menyeret Wakil Sekjen, Ramadhan Pohan yang ditangkap paksa petugas Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dari rumahnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016).
Ramadhan Pohan ditangkat dengan kasus dugaan penipuan uang sebesar Rp 24 miliar, yang dipinjamnya dari para simpatisan, saat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Medan, tahun lalu.
Lebih lanjut Ramses mengatakan, pilihan terbaik Partai Demokrat saat ini dengan melakukan evaluasi total. Evaluasi ini tidak sekedar seremonial biasa tapi perlunya tim khusus internal untuk mengidentifikasi para kader partai yang nampak gejala atau terendus kasus hukum.
al ini dilakukan sebagai upaya antisipasi atau tindakan preventif. "Jalan terbaik menurut saya harus segera identifikasi kader-kader partai yang nampak gejala tersandung kasus hukum. Kalau ada yang diamati bisa terseret penegak hukum, iya segera diberhentikan saja sehingga citra partai Demokrat di mata publik tidak semakin buruk", tandas Ramses.
Seperti diketahui, jumlah kader Partai Demokrat yang terlibat kasus korupsi dan kasus hukum lainnya terus bertambah hingga saat ini. (F.E)
Menanggapi situasi ini, Pengamat Politik dari Universitas Mercua Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe, kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (20/7) mengatakan, Partai Demokrat harus segera melakukan upaya evaluasi total terhadap kader-kader Partai Demokrat demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai berlambang merci ini.
Semakin banyaknya jumlah politisi atau kader Partai Demokrat yang berurusan dengan aparat penegak hukum tentu semakin menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap Partai Demokrat "Saya pikir partai Demokrat harus segera melakukan evaluasi total terhadap seluruh kader atau politisinya.
Upaya evaluasi total ini bagian penting bagi Demokrat untuk mengeleminir kasus hukum yang terus menjerat kader partainya".
Menurut Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi ini, partai Demokrat saat ini masih menjadi sorotan publik, apalagi belakangan ini kader Partai Demokrat kembali berurusan dengan penegak hukum seperti, I Putu Sudiartana (Anggota DPR RI) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dan kali ini menyeret Wakil Sekjen, Ramadhan Pohan yang ditangkap paksa petugas Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dari rumahnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016).
Ramadhan Pohan ditangkat dengan kasus dugaan penipuan uang sebesar Rp 24 miliar, yang dipinjamnya dari para simpatisan, saat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Medan, tahun lalu.
Lebih lanjut Ramses mengatakan, pilihan terbaik Partai Demokrat saat ini dengan melakukan evaluasi total. Evaluasi ini tidak sekedar seremonial biasa tapi perlunya tim khusus internal untuk mengidentifikasi para kader partai yang nampak gejala atau terendus kasus hukum.
al ini dilakukan sebagai upaya antisipasi atau tindakan preventif. "Jalan terbaik menurut saya harus segera identifikasi kader-kader partai yang nampak gejala tersandung kasus hukum. Kalau ada yang diamati bisa terseret penegak hukum, iya segera diberhentikan saja sehingga citra partai Demokrat di mata publik tidak semakin buruk", tandas Ramses.
Seperti diketahui, jumlah kader Partai Demokrat yang terlibat kasus korupsi dan kasus hukum lainnya terus bertambah hingga saat ini. (F.E)

.png)