Custom Search
Hot News
Sunday, June 26, 2016

Buku SMAK Loyola, "33 Tahun Menoreh Sejarah"

Buku ini, "33 Tahun Menoreh Sejarah", SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo merupakan buah tangan para alumni untuk almamater tercinta.

Selayang Pandang, SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo

Tahun 2016, SMAK St. Ignatius Loyola genap berusia 33 tahun. Rentang waktu tiga dasawarsa lebih ini, bukan periode yang pendek bagi perjalanan institusi Pendidikan SMAK St. Ignatius Loyola, telah melewati dinamika yang menantang dalam proses pembentykan siswa-siswa.

Dinamika itu, tidak hanya mengasah ketajaman spirit dan nilai SMAK, tetapi juga melecut nilai-nilai tersebut.

Oleh karena itu, usia 33 tahun pantas ditandain khusus sebagai salahbsatu moment yang monumental dalam proses refleksi dan aksi segenap civitas dan alumninya.

Moment 33 tahun menjadi mega cermin bagi  SMAK Loyola dan alumninya untuk merefleksikan totalitas pengabdian dari pelayanan Yesus dengan dinamika salib, serta kebangkitan-Nya yang kemudian menjiwai totalitas pelayanan para murid dan gereja-Nya. Dalam mega cermin di puncak 33 itu, ada penyesal yang harus dilewati dan duka yang harus dilewati . Pengalaman puncak bagi SMAK St. Ignatius Loyola mengalir dalam bentuk arus perubahan yang kian sulit dibendung dan menuntut refleksi dan pemaknaan baru.



Penulis Febri Edo

Jurnalis, Study di IISIP, Komunikasi, (Jurnalistik), Jakarta.

Alumni SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo


Item Reviewed: Buku SMAK Loyola, "33 Tahun Menoreh Sejarah" Rating: 5 Reviewed By: FEBRI EDO