Honing Sani
Anggota DPR RI
Anggota DPR RI
Pentas paling baru dalam politik adalah tentang keterlibatan Ketua
DPR RI dan sejumlah pihak terkait kasus Freeport. Seperti gunung es
kasus yg sekarang ini sedang disidang di MKD melibatkan banyak sekali
nama besar yg sangat berpengaruh baik dalam bisnis maupun politik.
Mereka adalah orang2 kuat, para DON dengan jaringan laba2 yg rapat.
Paling tdk dari transkrip yg beredar luas di publik sejumlah nama dgn
sejumah peristiwa besar terungkap. Kita tunggu saja sampai dimana muara dari pengungkapan kasus ini.
Sambil terus mengawasi MKD melakukan kewajibannya kita patut juga
curiga dgn semua keributan ini termasuk sikap abu-abu terkait masa depan
investasi freeport di Indonesia. Sebagai bangsa yg besar kita perlu
berpikir ulang tentang investasi tambang di Papua. Seberapa besar
manfaat kehadiran Freeport selama ini di tanah pertiwi termasuk untuk
Rakyat Papua sendiri.
Apakah urusan Freeport akan selesai hanya setelah Setya Novanto diputuskan bersalah dan tdk lagi sebagai Ketua DPR. Banyak sekali hal yg tdk terungkap ke publik tentang semua hal detail tentang tambang emas terbesar di dunia ini.
Dengan semangat berdikari dalam bidang ekonomi (nawacita/trisaksi Bung Karno) kita perlu mendesak pemerintah untuk berani menghentikan proyek rugi freeport. Pastikan bahwa tdk akan ada perpanjangan kontrak lagi dgn freeport setelah masa kontraknya selesai tahun 2021.
Selanjutnya pemerintah bersama DPR perlu menyiapkan regulasi untuk transisi agar setelah freeport pergi, anak2 bangsa siap melakukan eksploitasi dgn kecintaan yg tinggi kepada alam dan manusia Indonesia.
Hindari dan lawan cara berpikir bahwa kalau kita tidak memperpanjang kontrak maka akan ada embargo, tekanan, ganguan keamanan bahkan ada kesan bahwa pemerintahan akan jatuh. Semua itu hanya akal buluk dari para jongos yg selalu bekerja dan berpikir untuk kepentingan asing.
Jika ini menjadi pilihan Pemerintahan Jokowi maka hanya akan ada riak2 kecil dalam istana karena ada yg kecewa. Tinggal sekarang kita tunggu apakah Jokowi berani.
Mari kita tunggu
Apakah urusan Freeport akan selesai hanya setelah Setya Novanto diputuskan bersalah dan tdk lagi sebagai Ketua DPR. Banyak sekali hal yg tdk terungkap ke publik tentang semua hal detail tentang tambang emas terbesar di dunia ini.
Dengan semangat berdikari dalam bidang ekonomi (nawacita/trisaksi Bung Karno) kita perlu mendesak pemerintah untuk berani menghentikan proyek rugi freeport. Pastikan bahwa tdk akan ada perpanjangan kontrak lagi dgn freeport setelah masa kontraknya selesai tahun 2021.
Selanjutnya pemerintah bersama DPR perlu menyiapkan regulasi untuk transisi agar setelah freeport pergi, anak2 bangsa siap melakukan eksploitasi dgn kecintaan yg tinggi kepada alam dan manusia Indonesia.
Hindari dan lawan cara berpikir bahwa kalau kita tidak memperpanjang kontrak maka akan ada embargo, tekanan, ganguan keamanan bahkan ada kesan bahwa pemerintahan akan jatuh. Semua itu hanya akal buluk dari para jongos yg selalu bekerja dan berpikir untuk kepentingan asing.
Jika ini menjadi pilihan Pemerintahan Jokowi maka hanya akan ada riak2 kecil dalam istana karena ada yg kecewa. Tinggal sekarang kita tunggu apakah Jokowi berani.
Mari kita tunggu

.png)