GARDANTT.COM, JAKARTA - Kapten pilot pesawat Rusia sempat meminta pengalihan rute dan mendarat di Kairo sebelum keluar dari radar dan jatuh di mesir (31/10).
Penerbangan 7K9268 meninggalkan Sharm el-Sheik pada pukul 06.51 waktu Moskow dan dijadwalkan tiba di bandara Pulkovo, St Petersburg pada 12.10.
Menurut akun Twitter situs pemantau AirLive, kapten pesawat sempat melaporkan adanya kerusakan teknis. Belum diketahui pasti apakah pilot 7K9268 benar-benar mengubah rutenya ke arah Kairo.
Pesawat 7K9268 sempat berada di ketinggian 31 ribu kaki sebelum akhirnya hilang dari radar. Flightradar24 melaporkan ketinggian 7K9268 sempat menurun drastis hingga 6000 kaki atau 1828 meter per detik.
Sebagian besar penumpang adalah turis Rusia. Pesawat dioperasikan maskapai Kogalymavia atau Kolavia atau dikenal juga dengan Metrojet. Pesawat mengangkut 217 penumpang dan tujuh kru.
Metrojet mengalami kecelakaan fatal pada 2011, saat salah satu pesawatnya terbakar di landasan Bandara Surgut di Rusia. Tiga orang tewas dan 40 lainnya terluka dalam peristiwa yang hanya terjadi 10 menit.

.png)